MANUSIA DAN PERMASALAHANNYA
Untuk memudahkan materi ISBD mengenai Manusia dan Permasalahannya dijelaskan dalam bentuk pertanyaan dibawah ini:
Bagaimana keadaan pendidikan Indonesia saat ini?
Kondisi pendidikan di indonesia saat ini adalah sebagai berikut:
1. Arah pendidikan kurang jelas.
2. Pendidikan sebagai barang mahal.
3. Pendidikan tidak merata
4. Penyelewengan dana pendidikan cukup tinggi.
5. Kurang penghargaan pada guru dan dosen
6. Kualitas dan kuantitas guru/ dosen kurang
7. Pendidikan kepribadian kurang mendapatkan perhatian yang serius
8. Mencetak tukang
Kenapa hal ini bisa terjadi?
Hal ini terjadi karena adanya:
1. Sekulerisasi pendidikan. Yakni kurangnya perhatian terhadap nilai-nilai agama. Mata pelajaran agama di sekolah umum hanya 3 jam dalam satu minggu. Padahal dalam mata pelajaran keagamaan tersebut, para peserta didik diajarkan tentang bagaimana menjalankan nilai-nilai agama dan berakhlak yang baik.
2. Politisasi pendidikan. Hal ini terlihat dengan diadakannya Ujian Nasional. Peserta didik dituntut untuk mengejar target nilai yang telah ditentukan oleh pemerintah. Apabila dalam satu sekolah tingkat ketidaklulusannya tinggi, maka kepala sekolahnya akan dimutasi ke daerah terpencil. Dampak dari Ujian Nasional ini adalah menimbulkan kecurangan dan kecurigaan. Baik dilakukan oleh siswa maupun guru atau sekolah. Dibentuknya tim sukses di tiap sekolah kadang berkonotasi negatif. Belajar hanya berorientasi pada kelulusan atau nilai UN. Akibatnya belajar dan pembelajaran hanya ditekankan pada aspek kognitif saja, sedangkan aspek apektif dan psikomotor terabaikan. Menjamurnya bimbingan belajar dadakan. Ironisnya, masyarakat lebih percaya terhadap bimbingan belajar dibandingkan dengan sekolah
3. Over spesialisasi. Membanggakan bidang tertentu dan menganggap bidang lain lebih rendah dibandingkannya. Contohnya, orang lebih bangga jika dirinya masuk pada jurusan IPA disbanding jurusan IPS atau Bahasa.
3. Over spesialisasi. Membanggakan bidang tertentu dan menganggap bidang lain lebih rendah dibandingkannya. Contohnya, orang lebih bangga jika dirinya masuk pada jurusan IPA disbanding jurusan IPS atau Bahasa.
Apa solusi terhadap keadaan pendidikan di Indonesia sekarang ini?
1. Lakukan general education, dengan mengarahkan kepada 6 pemaknaan yaitu makna symbolycs, yaitu kemampuan berbahasa dan berhitung. Makna empirics, yaitu kemampuan untuk memaknai benda-benda melalui proses penjelajahan dan penyelidikan empiris. Makna esthetics, kemampuan memaknai keindahan seni dan fenomena alam. Makna ethics, yaitu kemampuan memaknai baik dan buruk. Makna synoetics, yakni kemampuan berfikir logis, rasional sehingga dapat memaknai benar dan sala. Makna synoptic, yaitu kemampuan untuk beragama atau berfilsafat
2. Lakukan pendidikan yang komperhensif. Yakni pendidikan yang tidak hanya mengasah kecerdasan kognitifnya saja tapi psikomotor dan afektifnya perlu diperhatikan pula. Tidak hanya IQ nya saja yang bagus tapi EQ dan SQ nya juga perlu mendapat perhatian khusus.
Bagaimana kondisi masyarakat sekarang ini?
1. Egois. Hal ini terbukti dengan adanya sifat tidak sabar ketika berada di stopan lampu merah. Para pengendara motor yang egois ingin lebih cepat melaju tanpa mempedulikan lampu yang masih merah.
2. Individualis. Sikap individualis ini sangat terasa di daerah perkotaan, berbeda sekali dengan masyarakat desa yang masih suka melakukan gotong royong dan kepedulian terhadap sesamanya pun tinggi.
3. Matrealistis. Karena kebutuhan hidup yang semakin tinggi, maka kebutuhan akan uang pun semakin tinggi pula, sehingga menyebabkan seseorang menjadi menomor satukan uang, uang adalah segala-galanya. Orang hanya mau melakukan sesuatu jika dibayar saja.
4. Sekuler. Jauh dari agama. Hal ini terlihat dari masih adanya orang yang melakukan aktivitas pekerjaannya ketika adzan Jum’at berkumandang. Contoh lainnya, wanita tidak memperdulikan lagi batasan aurat wanita dan mengadopsi gaya hidup orang barat.
5. Hedonis. Hal ini terlihat dari sikap masyarakat yang masih suka berfoya-foya, mabuk-mabukan, pergi ke diskotik. Sebagai orang islam, sebaiknya kita senantiasa melakukan sholat 5 waktu agar terhindar darisifat hedonis tersebut.
6. Krisis akhlak. Hal ini terbukti dengan maraknya pembunuhan secara mutilasi, pembunuhan janin, kasus pemerkosaan setelah menonton video porno artis, serta pelacuran yang dilakukan oleh pelajar di tingkat SMA
7. Agama sebagai simbol. Hal ini terbukti, banyak orang yang mengaku islam dalam KTP nya tapi tidak pernah melaksanakan rukun islam itu sendiri.
Apa penyebabnya?
1. Modernisasi. Budaya barat yang kadang dianggap lebih modern dibandingkan budaya pribumi, pada saat ini ditiru dan dicontoh oleh masyarakat kita terutama para remaja. Padahal belum tentu budaya barat itu sesuai atau tidak dengan kebudayaan Indonesia.
2. Globalisasi. Budaya asing dapat dengan mudah masuk karena adanya globalisasai yang membuat ruang dan waktu menjadi tak berarti.
3. Sekularisasi. Jauh dari agama.
Apa solusinya?
1. Kembali pada general education
2. Bersikap sesuai kepribadian Indonesia dan juga mampu menilai ulang gagasan asing dan nilai-nilai asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa.
3. Untuk memproteksi diri dari global imfact yang menyebabkan masuknya kebudayaan asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia, maka kita harus memproteksi diri dengan landasan rohani (agama), landasan filasafat (Pancasila), dan landasan histori.
Apa yang dimaksud dengan masalah sosial?
Menurut Soerjono Soekanto, masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat. Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Sebuah masalah dikatakan sebagai masalah sosial apabila bersangkutan dengan hubungan antara manusia dan mengganggu keutuhan masyarakat. Pada dasarnya, masalah sosial menyangkut nilai-nilai sosial dan moral.
Apa yang dimaksud dengan masalah?
Masalah adalah kesenjangan antara harapan dengan kenyataan
Kenapa disebut masalah sosial?
Karena bersangkutan dengan hubungan antara manusia dan didalam kerangka bagian-bagian kebudayaan yang normatif.
Bagaimana merumuskan masalah sosial?
Dengan membuat indeks-indeks:
1. INDEKS SIMPLE RATES. Yaitu angka laju gejala-gejala abnormal dalam masyarakat
2. COMPOSITE INDEKS. Yaitu gabungan indeks-indeks dari berbagai macam-macam aspek yang mempunyai kaitan satu sama lainnya.
3. SOCIAL UNREST. Yaitu keresahan sosial.
Berikan contoh masalah sosial?
Prostitusi merupakan salah satu contoh masalah sosial. Seseorang melakukan prostitusi mempunyai beberapa alasan, mungkin karena faktor ekonomi ataupun karena faktor lingkungan sehingga menyebabkan seseorang itu melakukan prostitusi.
Solusinya lakukan pendekatan interdisiplener atau multidisipliner yaitu menghubungkan beberapa bidang ilmu pengetahuan sosial sesuai dengan gejala dan masalah yang sedang kita telaah.
Kita lihat dari segi ilmu psikologinya kenapa seseorang itu melakukan prostitusi, apakah itu hobi, keinginanya sendiri, atau mendapat tekanan dari orang lain.
Dilihat dari segi ilmu ekonomi, apakah seseorang melakukan prostitusi karena kebutuhan ekonominya, dan setelah dilakukan rehabilitasi terhadap orang itu, pekerjaan apa yang harus dekerjakan untuk memenuhi kebutuhan sandang, pangan dan papannya.
Dilihat dari segi sosiologi, apakah seseorang melakukan prostitusi karena lingkungan sekitarnya, dan setelah melakukan rehabilitasi apakah ia harus tetap tinggal disana atau pindah dari lingkungan asalnya.
Dilihat dari segi agama, apakah setelah direhabilitasi ia tidak akan melakukan prostitusi lagi atau tidak, karena secara agama, hal itu termasuk zina dan zina adalah dosa.
Apa yang dimaksud dengan latent social problem dan berikan contohnya?
Latent social problem adalah masalah yang menyangkut hal-hal yang bertentangan/ berlawanan dengan nilai-nilai masyarakat akan tetapi tidak diakui demikian halnya. Latent social problem apabila dibiarkan akan terbiasa , maka akan menjadi budaya dan akan membentuk personality (kepribadian). Contoh latent social problem:
1. Seseorang menyebut orang lain dengan kata anjing sudah menjadi hal yang lumrah
2. Seseorang yang berpacaran, duduk berduaan di depan umum sudah tidak menjadi hal yang tabu
3. Guru/peserta didik yang kesiangan sudah menjadi hal yang lumrah, padahal itu merupakan salah satu ciri bahwa orang itu tidak disiplin
4. Pengendara motor yang melanggar aturan ketika di lampu stopan.
Mengapa sesuatu dikatakan masalah sosial dilihat dari ukuran waktu, berikan contoh, buktikan dan solusinya?
Masalah sosial dilihat dari ukuran waktu maksudnya kemarin bukan masalah sosial tapi sekarang merupakan masalah sosial.
Contohnya, judi pada zaman propinsi Jakarta dipimpin oleh Ali Sadikin dilegalkan. Judi dimanfaatkan untuk menyokong pembangunan pemerintahan. Beliau berinisiatif untuk menghimpun “uang panas” itu untuk berbuat hal positif. Anggaran pembangunan pun melonjak drastis. Dan Ali Sadikin pun membangun sekolah, puskesmas dan pasar. Awalnya hanya membangun kasino saja, tapi berkembang dan membuat lotre nasional. Tapi saat ini judi merupakan masalah sosial, karena dipandang dari segi agama judi itu haram tapi masih banyak orang yang melakukan judi.
Solusinya, kesadaran masyarakat bahwa judi itu haram menurut agama. sibukan diri dengan hal yang positif. Cari lingkungan yang benar-benar kondusif yang bersih dari judi. Yakin bahwa tida ada orang yang kaya karena judi tapi karena berusaha dan bekerja keras.
Mengapa sesuatu dikatakan masalah sosial dilihat dari ukuran waktu, berikan contoh, buktikan dan solusinya?
Maksudnya, di suatu tempat mungkin hal ini tidak menjadi masalah sosial, tapi ditempat lain dapat menjadi masalah sosial. Contohnya, meminum-minuman keras, kumpul kebo dan free sex di negara barat mungkin sudah hal yang lumrah, tapi jika hal tersebut dilakukan di Indonesia akan menjadi masalah sosial
Mengapa bencana alam/ kekeringan bisa menjadi salah satu masalah sosial?
Contohnya, jika di suatu daerah terjadi kekeringan dan menyebabkan gagal panen, maka akan terjadi kemiskinan. Kemiskian itu akan menyebabkan pengangguran sementara kebutuhan hidup untuk makan harus dipenuhi setiap hari sehingga orang akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan uang baik secara halal maupun haram seperti mencuri. Mencuri merupakan salah satu kejahatan dan akan menimbulkan keresahan di masyarakat. Dan hal itu merupakan masalah sosial.
Mengapa factor biologis/ penyakit bisa menjadi salah satu masalah sosial?
Contohnya, penyakit yang mewabah di suatu daerah akan menjadi epidemi dan mampu menular dari seseorang ke orang lain sehingga menimbulkan keresahan. Hal itu bisa menjadi salah satu masalah sosial. Contoh penyakit AIDS, H5N1 dan cacar.
Mengapa faktor kebudayaan bisa menjadi salah satu masalah sosial?
Contonya, perceraian akan menyebabkan dekadensi moral sehingga menyebabkan timbulnya indeks simple rates. Di Garut, pada waktu dipimpin oleh Agus Supriadi, indeks perceraian guru tinggi. Setelah ditelusuri ternyata kebanyakan karena selingkuh. Hal ini dapat terjadi karena guru yang sedang melanjutkan studi bergaul, saling curhat dengan sesama mahasiswa dan menyebabkan terjadinya perselingkuhan. Solusinya, kembali ke agama, bentengi diri dengan agama.
STRATIFIKASI SOSIAL
Apakah yang dimaksud dengan stratifikasi sosial?
Pelapisan sosial atau stratifikasi sosial (social stratification) adalah pembedaan atau pengelompokan para anggota masyarakat secara vertikal (bertingkat). Menurut Pitirim A. Sorokin bahwa pelapisan sosial merupakan pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat (hierarkis).
Mengapa ada stratifikasi sosial?
Karena dalam masyarakat ada sesuatu yang dihargai yaitu harta, ilmu, jabatan dan kehormatan. Di setiap tempat sesuatu yang dihargai berbeda. Contohnya, seseorang yang gelarnya Dr gajinya kan lebih besar dibanding dengan seseorang yang bergelar M.Pd. Di desa, seseorang akan lebih dihargai jika memilki kekayaan yang banyak dan dapat terlihat dari perhiasan yang dipakainya. Pada salah satu suku di Kalimantan, seseorang akan lebih dihargai jika anting di telinganya semakin banyak. Seseorang akan semakin dihargai tergantung dari ikhtiar, usaha dan nasibnya.
Apa makna dari stratifikasi sosial?
Kita akan semakin bijaksana dalam menilai seseorang
Mengapa stratifikasi sosial berbentuk piramida?
Karena ada banyak hambatan dan rintangan untuk mencapai upper class. Contohnya saja, untuk menempuh upper class dengan menjadi sarjana salah satu perguruan tinggi diperlukan materi serta mental untuk menempuhnya.
Perlukah stratifikasi sosial?
Perlu, sebab pelapisan sosial menempatkan individu-individu dalam pelapisan sesuai dengan ikhtiar, usaha dan nasibnya. Serta mendorong mereka agar melaksanakan kewajibannya.

0 komentar:
Posting Komentar